Live report yang tidak perlu (menurut saya)

Beberapa hari kemarin ada acara berita live report tentang perburuan teroris oleh Densus 88 dalam rangka memburu teroris nomer wahid (katanya) yaitu Nurdin M Top di dukuh Beji - Temanggung. Acara tersebut berlangsung kurang lebih 18 jam, yang disiarkan oleh 2 stasiun tv swasta nasional. Kedua tv swasta ini berusaha menyiarkan dan mengambil gambar sedetail dan se-update mungkin.

Pantaskah kegiatan semacam itu disiarkan secara live?

Dalam benakku cuma berkata, ‘ya… kalau itu benar yang di dalam Nurdin M Top, kalau bukan berarti Nurdin M Top sedang nonton juga, dan mempelajari cara Densus 88 melumpuhkan teroris‘.

Sampai tulisan ini dibuat, Polisi masih berusaha mengidentifikasi jenazah yang tewas dalam penyergapan itu, semoga saja Nurdin beneran, kalau bukan….????

Berarti…

Categories: Hanya di Indonesia - Ini Nyata - Serba-serbi